Saat ini, tas buatan tangan atau handmade semakin diminati karena keunikannya. Salah satu jenis tas handmade yang populer adalah tas rajut. Tas ini biasanya dibuat dari benang nilon, katun, atau polyester yang dirajut menjadi berbagai model menarik. Tapi tahukah kamu, agar tas rajut makin kuat dan fungsional, dibutuhkan bahan tambahan bernama furing? Nah, di artikel ini kita akan membahas cara memasang furing tas rajut secara lengkap dan mudah dipahami.

Bahan Furing untuk Tas Rajut, Kenapa Penting?
Daftar Isi
Ada berbagai macam bahan yang biasa digunakan dalam pembuatan tas, seperti kain kanvas, kulit sintetis, hingga rajutan. Namun, salah satu bahan yang sering kali tidak terlihat tapi sangat penting adalah furing. Furing adalah kain pelapis bagian dalam tas yang berfungsi untuk memperkuat struktur tas serta memberikan tampilan yang lebih rapi.
Pada tas rajut, penggunaan furing sangat direkomendasikan agar tas tidak melar dan barang-barang kecil tidak mudah keluar melalui celah rajutan. Maka dari itu, mengetahui cara memasang furing tas rajut menjadi pengetahuan penting bagi siapa pun yang suka membuat atau memakai tas rajut.
Ciri-Ciri dan Karakteristik Bahan Furing untuk Tas
Sebelum kita membahas cara memasang furing tas rajut, mari kenali dulu seperti apa bahan furing yang cocok untuk tas. Umumnya, furing tas terbuat dari kain parasut, satin, atau kain pelapis khusus seperti dormeuil dan oxford. Karakteristik bahan furing yang bagus antara lain:
- Tipis tapi kuat – agar tidak menambah beban tas, tapi cukup tahan lama
- Permukaan halus – memberikan kenyamanan saat mengambil barang dari dalam tas
- Tidak mudah robek – menjamin ketahanan saat digunakan jangka panjang
- Mudah dijahit atau dilem – memudahkan proses pemasangan ke tas rajut
Dengan karakteristik seperti itu, bahan furing bisa memberikan tampilan yang lebih profesional sekaligus memperpanjang usia pakai tas rajut.
Keunggulan Bahan Furing untuk Tas
Mengapa kamu perlu tahu cara memasang furing tas rajut? Karena bahan furing memiliki banyak keunggulan yang tidak bisa diabaikan. Berikut beberapa manfaatnya:
-
Menambah kekuatan dan struktur tas
Tas rajut tanpa furing cenderung lembek dan mudah melar. Furing membantu menjaga bentuk tas tetap kokoh.
-
Membuat tampilan dalam tas lebih rapi
Jahitan furing yang rapi akan membuat isi tas terlihat lebih bersih dan terorganisir.
-
Mencegah kerusakan dari dalam
Barang-barang tajam atau berujung lancip tidak langsung mengenai benang rajut, sehingga menghindari robekan dari dalam.
-
Lebih mudah membuat kantong dalam
Dengan furing, kamu bisa menambahkan kantong atau sekat tambahan di dalam tas.
Semua keunggulan ini membuat cara memasang furing tas rajut menjadi keterampilan yang sangat bermanfaat untuk kamu pelajari.
Bisa Dipasang di Tas Rajut
Meskipun rajutan memiliki struktur yang berbeda dari kain biasa, bahan furing tetap bisa digunakan dan bahkan sangat dianjurkan untuk dipasang pada tas rajut. Furing bisa dijahit langsung ke bagian dalam tas atau ditempel menggunakan lem kain khusus. Dengan teknik yang tepat, hasil akhirnya akan tampak rapi, kokoh, dan tentunya lebih menarik.
Nah, sekarang saatnya kita bahas inti dari artikel ini: cara memasang furing tas rajut!
Cara Memasang Furing Tas Rajut dengan Mudah
Berikut langkah-langkah praktis cara memasang furing tas rajut yang bisa kamu coba di rumah:
1. Siapkan Alat dan Bahan
- Kain furing secukupnya
- Gunting kain
- Jarum dan benang (atau mesin jahit)
- Lem kain (opsional)
- Meteran atau penggaris
- Pulpen atau kapur kain
2. Ukur Bagian Dalam Tas Rajut
Ukur tinggi, lebar, dan kedalaman tas rajut kamu. Gunakan ukuran ini untuk memotong kain furing. Tambahkan sekitar 1 cm sebagai seam allowance agar furing tidak terlalu ketat.
3. Potong Kain Furing Sesuai Ukuran
Potong kain furing berdasarkan ukuran tadi. Jika ingin menambahkan kantong dalam, jahit terlebih dahulu kantong tersebut ke kain furing sebelum dijahit ke tas.
4. Satukan Potongan Kain Furing
Jahit bagian-bagian kain furing membentuk kantong dalam sesuai bentuk tas rajut. Pastikan hasil jahitan kuat dan tidak mengerut.
5. Masukkan Furing ke Dalam Tas Rajut
Setelah kain furing siap, masukkan ke bagian dalam tas rajut. Sesuaikan posisi agar pas dan rata di seluruh sisi.
6. Jahit atau Lem Furing ke Tas
Jahit bagian atas furing ke sisi dalam tas rajut menggunakan jahitan tangan agar tidak terlihat dari luar. Jika tidak ingin menjahit, kamu bisa menggunakan lem kain khusus agar lebih praktis.
7. Ratakan dan Rapikan
Setelah terpasang, ratakan furing agar tidak bergelombang. Periksa kembali apakah semua bagian sudah menempel dengan baik.
Nah, sekarang tas rajut kamu sudah tampil lebih elegan dan fungsional! Dengan mengikuti langkah-langkah cara memasang furing tas rajut di atas, kamu bisa membuat tas handmade milikmu jauh lebih tahan lama.
Ingin Tas Rajut dengan Furing yang Bisa Dicustom?
Kalau kamu tertarik memiliki tas rajut berkualitas dengan furing yang rapi dan desain custom sesuai keinginan, kamu bisa memesannya langsung di Bikinidcard. Kami menyediakan layanan pembuatan tas dengan bahan berkualitas, termasuk tas furing yang bisa dicustom sesuai kebutuhanmu. Hubungi tim kami sekarang juga untuk konsultasi dan pemesanan!
Kontak Admin :
Admin : 0851-0050-6190







