Memilih topi anak sering terlihat sepele, padahal ukurannya sangat berpengaruh pada kenyamanan si kecil. Topi yang terlalu sempit bisa membuat anak tidak betah memakainya, bahkan berisiko menimbulkan sakit kepala atau bekas tekanan di kulit. Sebaliknya, topi yang pas akan terasa nyaman dan mendukung aktivitas anak sepanjang hari.
Artikel ini akan membahas cara menentukan ukuran topi anak dengan mudah dan praktis, agar tidak salah pilih. Cocok untuk orang tua, guru, maupun pelaku usaha yang ingin memesan topi dalam jumlah banyak.
Kenapa Ukuran Topi Anak Itu Penting?
Daftar Isi
Anak-anak memiliki bentuk dan ukuran kepala yang berbeda-beda sesuai usia dan pertumbuhannya. Menggunakan topi yang tidak sesuai ukuran bisa menimbulkan beberapa masalah, seperti:
- Anak merasa gerah dan tidak nyaman
- Topi sering dilepas karena terasa menekan
- Risiko iritasi kulit atau sakit kepala
- Tampilan topi jadi kurang rapi
Karena itu, memastikan ukuran topi yang pas adalah langkah awal sebelum memilih model dan desain.
Cara Mengukur Lingkar Kepala Anak dengan Benar
Langkah paling akurat untuk menentukan ukuran topi anak adalah dengan mengukur lingkar kepala. Berikut caranya:
-
Gunakan meteran kain
Letakkan meteran melingkari kepala anak, sekitar 1–2 cm di atas alis dan telinga.
-
Pastikan tidak terlalu kencang
Meteran harus menempel, tapi jangan ditarik terlalu kuat agar hasilnya tidak lebih kecil dari ukuran asli.
-
Catat hasil pengukuran dalam cm
Ukuran ini nantinya bisa dicocokkan dengan size chart topi.
Jika tidak punya meteran kain, kamu bisa menggunakan tali, lalu ukur panjangnya dengan penggaris.
Panduan Umum Ukuran Topi Anak Berdasarkan Usia
Sebagai referensi awal, berikut ukuran topi anak yang umum digunakan:
- Usia 1–2 tahun: 46–48 cm
- Usia 3–4 tahun: 48–50 cm
- Usia 5–7 tahun: 50–52 cm
- Usia 8–10 tahun: 52–54 cm
Namun perlu diingat, ukuran ini hanya perkiraan. Setiap anak bisa memiliki ukuran kepala yang berbeda meski usianya sama.
Perhatikan Model dan Bahan Topi
Selain ukuran, model dan bahan juga memengaruhi kenyamanan topi.
1. Pilih Topi dengan Strap atau Velcro
Topi dengan pengatur ukuran di bagian belakang lebih fleksibel dan bisa disesuaikan seiring pertumbuhan anak.
2. Utamakan Bahan yang Lembut dan Menyerap Keringat
Bahan seperti katun atau drill ringan cenderung lebih nyaman dan tidak membuat kepala panas.
3. Hindari Jahitan Terlalu Kaku di Bagian Dalam
Jahitan kasar bisa menekan kepala dan membuat anak enggan memakai topi.
Ciri-Ciri Topi Anak yang Terlalu Sempit
Saat mencoba topi, perhatikan tanda-tanda berikut:
- Anak-anak sering melepas topi
- Ada bekas merah di dahi atau pelipis
- Anak mengeluh pusing atau tidak nyaman
- Topi sulit dipasang hingga menekan telinga
Jika menemukan tanda-tanda tersebut, sebaiknya ganti dengan ukuran yang lebih besar.
Tips Tambahan Saat Membeli Topi Online
Membeli topi secara online memang praktis, tapi perlu lebih teliti:
- Selalu cek size chart dari penjual
- Baca ulasan pembeli sebelumnya
- Pilih penjual yang menyediakan opsi custom ukuran
- Jangan ragu bertanya detail produk sebelum checkout
- Langkah ini membantu mengurangi risiko salah ukuran.
Pesan Topi Custom untuk Anak Anda di Bikinidcard
Menentukan ukuran topi anak agar tidak terlalu sempit membutuhkan perhatian pada lingkar kepala, model, dan bahan topi. Dengan ukuran yang tepat, anak akan merasa nyaman, tampil lebih percaya diri, dan mau memakai topi lebih lama. Jangan hanya terpaku pada usia, karena ukuran kepala setiap anak bisa berbeda.
Jika kamu ingin memesan topi anak dengan ukuran pas, desain menarik, dan bisa disesuaikan kebutuhan acara atau branding, kamu bisa pesan topi custom di Bikinidcard. Mulai dari pemilihan bahan, ukuran, hingga desain, semuanya bisa disesuaikan agar nyaman dipakai anak-anak dan terlihat profesional.
Kontak Admin :
Admin : 0851-0050-6190




