Tahukah kamu kalau e-money atau kartu uang elektronik kini bisa digunakan untuk berbagai jenis transaksi harian? Mulai dari belanja di minimarket, bayar tol, hingga e-money untuk KRL alias Kereta Rel Listrik. Buat kamu yang sering naik KRL, e-money masih bisa dipakai hingga sekarang dan bikin perjalanan lebih praktis tanpa harus antre beli tiket atau repot cari uang pas.
Nah, di artikel ini kita akan bahas jenis kartu e-money untuk KRL yang berlaku di tahun 2025, cara penggunaannya, sistem pembayarannya, hingga tarif naik KRL terbaru di Jabodetabek dan Yogyakarta. Yuk simak sampai habis!

Jenis Kartu E-Money dan E-Wallet untuk Naik KRL di 2025
Daftar Isi
Untuk naik KRL, kamu bisa menggunakan beberapa jenis kartu e-money untuk KRL yang telah terintegrasi dengan sistem fare gate di stasiun. Berikut daftarnya:
-
BRIZZI (Bank BRI)
Kartu BRIZZI bisa digunakan sebagai untuk naik KRL dan dapat diisi ulang melalui ATM, mobile banking, dan minimarket.
-
e-Money (Bank Mandiri)
Salah satu kartu yang paling populer sebagai e-money untuk KRL, bisa dibeli dan di-top up di berbagai tempat, termasuk Indomaret dan Alfamart.
-
TapCash (BNI)
TapCash juga bisa digunakan di berbagai transportasi umum termasuk KRL. Pilihan tepat buat kamu pengguna layanan BNI.
-
Flazz (BCA)
Meski awalnya tidak kompatibel, Flazz BCA kini bisa digunakan sebagai untuk naik KRL dengan teknologi chip terbaru.
-
JakCard (Bank DKI)
Khususnya buat warga Jakarta, JakCard bisa digunakan untuk KRL, TransJakarta, dan beberapa fasilitas wisata.
-
Kartu Multi Trip (KMT)
Kartu ini khusus digunakan untuk pembayaran menggunakan alat transportasi umum seperti KRL, LRT, MRT, dan Trans Bus.
-
Gopay/ Link Aja
Selain aplikasi digital, E-Wallet seperti Gopay dan LinkAja bisa digunakan dengan scan saat di fare gate stasiun.
Semua kartu ini bisa digunakan di gate otomatis di stasiun KRL. Pastikan saldomu cukup sebelum berangkat, ya!
Cara Menggunakan E-Money untuk Naik KRL

Menggunakan e-money untuk KRL itu sebenarnya simpel banget, tapi masih banyak orang yang belum tahu detailnya—apalagi buat yang baru pertama kali naik KRL. Nah, berikut ini panduan lengkapnya supaya kamu nggak bingung saat di stasiun:
-
Pastikan Saldo Cukup Sebelum Berangkat
Sebelum menuju stasiun, cek dulu saldo kartu e-money kamu. Minimal saldo yang disarankan adalah Rp5.000 – Rp10.000 agar kamu bisa tap in tanpa kendala. Kamu bisa cek saldo melalui mesin ATM, aplikasi mobile banking, atau di minimarket yang menyediakan layanan isi ulang. Kalau ternyata saldo kurang, jangan panik. Hampir semua stasiun KRL sekarang punya mesin isi ulang otomatis dan counter khusus top up. Pastikan kamu melakukan pengisian di tempat resmi agar aman dan cepat.
-
Tap In di Fare Gate Stasiun Keberangkatan
Setibanya di stasiun, arahkan diri ke gate masuk bertanda “Tap In”. Tempelkan kartu e-money kamu ke sensor yang tersedia. Jika kartu terbaca dan saldo mencukupi, pintu akan terbuka secara otomatis dan kamu bisa masuk ke area peron. Hindari menempelkan lebih dari satu kartu sekaligus, karena bisa menyebabkan kegagalan sistem membaca kartu. Pegang satu kartu saja saat tap in.
-
Naik Kereta dan Nikmati Perjalanan
Setelah berhasil tap in, kamu tinggal tunggu kereta sesuai jurusan. Informasi jalur dan waktu kedatangan tersedia di layar informasi digital dan pengumuman pengeras suara. KRL Jabodetabek dan KRL Jogja-Solo kini dilengkapi dengan AC, kursi prioritas, serta area khusus wanita di jam sibuk. Karena menggunakan e-money untuk naik KRL, kamu nggak perlu lagi ribet antre beli kartu khusus untuk naik KRL.
-
Tap Out di Fare Gate Stasiun Tujuan
Setelah sampai di stasiun tujuan, kamu harus melakukan tap out agar sistem mengetahui jarak tempuh dan memotong saldo sesuai tarif yang berlaku. Tempelkan kembali kartu e-money di mesin fare gate keluar. Jika tidak melakukan tap out, bisa-bisa saldo kamu akan terpotong maksimal atau kamu tidak bisa menggunakan kartu itu untuk perjalanan selanjutnya. Jadi jangan sampai lupa, ya!
-
Simpan Kartu E-Money dengan Aman
Setelah perjalanan selesai, simpan kartu e-money kamu di tempat yang mudah diakses tapi tetap aman, seperti dompet khusus kartu atau lanyard. Karena kartu ini bisa digunakan berkali-kali, kamu bisa memanfaatkannya tidak hanya untuk naik KRL, tapi juga transaksi harian lainnya seperti belanja, parkir, dan bayar tol.
Tarif KRL Jabodetabek dan Yogyakarta di 2025
Salah satu alasan orang memilih e-money untuk KRL adalah karena tarifnya yang terjangkau. Berikut update tarif KRL di tahun 2025:
1. Tarif Jabodetabek
- Tarif awal: Rp3.000 untuk 25 km pertama
- Tambahan: Rp1.000 per 10 km berikutnya
- Contoh: Perjalanan dari Bekasi ke Jakarta Kota biasanya memakan tarif sekitar Rp4.000 – Rp5.000.
2. Tarif Yogyakarta – Solo (KRL Jogja-Solo)
- Tarif tetap: Rp8.000 sekali jalan
- Sistem di KRL Jogja-Solo menggunakan tarif flat, jadi lebih mudah diprediksi walaupun jaraknya cukup jauh.
Dengan e-money, kamu tidak hanya lebih hemat, tapi juga menghemat waktu dan tenaga.
Custom Kartu E-Money untuk Naik KRL di Bikinidcard
Punya e-money tapi desainnya gitu-gitu aja? Atau kamu pengen kartu yang beda dari yang lain biar gampang dikenali? Kamu bisa pesan kartu e-money custom di Bikinidcard.com!
Kamu bisa request desain sendiri, baik itu nama, logo kantor, karakter favorit, atau bahkan desain komunitas. E-money custom ini tetap berfungsi normal untuk naik KRL, bisa di-top up, dan tentunya legal digunakan di seluruh jaringan KRL.
Menggunakan e-money untuk KRL adalah pilihan cerdas untuk kamu yang ingin bepergian cepat, praktis, dan efisien. Dengan beragam pilihan kartu dari berbagai bank dan tarif yang terjangkau, kini naik kereta jadi lebih menyenangkan. Jangan lupa, kalau kamu ingin tampil beda dan lebih personal, pesan kartu e-money custom untuk KRL di Bikinidcard sekarang juga!
Kontak Admin :
Admin : 0851-0050-6190






