Tanda pengenal bukan sekadar aksesori yang ditempel di dada. Dalam lingkungan kerja, sekolah, hingga event profesional, desain yang tepat bisa meningkatkan kredibilitas, memudahkan komunikasi, dan memperkuat citra brand. Sayangnya, masih banyak yang mengabaikan detail penting dalam proses perancangannya.
Jika Anda sedang menyusun format tanda pengenal nama untuk kantor, komunitas, atau acara tertentu, pastikan tidak melakukan beberapa kesalahan umum berikut ini.
1. Ukuran Tulisan Terlalu Kecil
Daftar Isi
Kesalahan paling sering terjadi adalah penggunaan ukuran font yang terlalu kecil. Akibatnya, nama sulit terbaca dari jarak normal percakapan (sekitar 1–2 meter).
Tujuan utama tanda pengenal adalah memudahkan orang lain mengenali nama dan jabatan. Jika harus mendekat hanya untuk membaca, fungsinya jadi tidak maksimal.
Tips:
- Gunakan ukuran font yang proporsional.
- Prioritaskan nama lebih besar dibanding jabatan.
- Pastikan tetap terbaca saat dicetak, bukan hanya terlihat bagus di layar desain.
2. Pemilihan Warna yang Kurang Kontras
Desain yang terlalu “ramai” sering kali mengorbankan keterbacaan. Kombinasi warna latar dan teks yang tidak kontras membuat nama terlihat samar.
Contohnya, teks abu-abu muda di atas latar putih atau biru tua di atas hitam. Secara estetika mungkin terlihat modern, tetapi secara fungsi kurang efektif.
Solusi:
- Gunakan kombinasi warna kontras seperti:
- Hitam di atas putih
- Putih di atas biru tua
- Navy di atas silver
Dalam menyusun format tanda pengenal nama, prinsip keterbacaan harus selalu menjadi prioritas utama dibanding estetika semata.
3. Informasi Terlalu Banyak
Banyak perusahaan ingin memasukkan semua informasi sekaligus: nama lengkap, jabatan, divisi, nomor karyawan, alamat kantor, hingga slogan perusahaan.
Hasilnya? Tanda pengenal jadi penuh dan sulit dipahami.
Padahal, informasi yang paling dibutuhkan biasanya hanya:
- Nama
- Jabatan
- Logo perusahaan
- Desain yang sederhana justru terlihat lebih profesional dan elegan.
4. Tidak Menyesuaikan dengan Identitas Brand
Tanda pengenal adalah bagian dari identitas visual perusahaan. Namun sering kali desainnya tidak selaras dengan branding utama.
Misalnya:
- Warna tidak sesuai brand guideline
- Font berbeda dari identitas perusahaan
- Logo dicetak terlalu kecil atau buram
Jika Anda sudah memiliki pedoman brand, pastikan desain tanda pengenal mengacu pada panduan tersebut. Hal ini penting untuk menjaga konsistensi visual di setiap elemen perusahaan.
5. Salah Memilih Material
Desain bagus saja tidak cukup. Material juga memengaruhi kesan dan daya tahan.
Beberapa kesalahan umum:
- Menggunakan bahan tipis yang mudah patah
- Memilih peniti yang mudah merusak pakaian
- Tidak mempertimbangkan magnet untuk tampilan lebih rapi
Dalam pengalaman banyak perusahaan, pemilihan bahan seperti akrilik, resin, atau logam dengan finishing rapi dapat meningkatkan kesan profesional secara signifikan.
6. Tata Letak Tidak Seimbang
Penempatan elemen yang tidak proporsional membuat desain terlihat “berat sebelah”. Logo terlalu besar, teks terlalu rapat, atau margin terlalu sempit bisa mengurangi estetika.
Saat menyusun format tanda pengenal nama, perhatikan:
- Spasi antar elemen
- Posisi logo
- Keseimbangan antara teks dan ruang kosong (white space)
White space bukan ruang terbuang, melainkan elemen desain penting agar tampilan lebih bersih dan mudah dibaca.
7. Tidak Melakukan Uji Cetak
Banyak orang hanya melihat desain dalam bentuk digital tanpa melakukan uji cetak terlebih dahulu. Padahal, warna dan ukuran bisa berubah saat sudah dicetak.
Uji cetak membantu memastikan:
- Warna sesuai ekspektasi
- Teks tetap jelas
- Material terlihat profesional
Langkah kecil ini sering diabaikan, padahal dampaknya besar terhadap hasil akhir.
8. Mengabaikan Kenyamanan Pengguna
Tanda pengenal dipakai seharian. Jika terlalu berat, sudutnya tajam, atau sistem pengaitnya kurang nyaman, pengguna bisa merasa terganggu.
Desain yang baik bukan hanya soal visual, tapi juga soal kenyamanan dan keamanan saat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Kenapa Detail Desain Itu Penting?
Tanda pengenal adalah representasi pertama yang dilihat orang sebelum percakapan dimulai. Dalam dunia profesional, kesan pertama sangat menentukan.
Dengan format tanda pengenal nama yang tepat, Anda bisa:
- Meningkatkan kredibilitas tim
- Memudahkan interaksi
- Menciptakan citra perusahaan yang rapi dan profesional
Sebaliknya, desain yang kurang tepat bisa memberi kesan kurang serius atau tidak terorganisir.
Pesan Tanda Pengenal Name Tag Custom di Bikinidcard
Mendesain tanda pengenal nama memang terlihat sederhana, tetapi detail kecil sangat menentukan hasil akhir. Mulai dari ukuran font, pemilihan warna, tata letak, hingga material—semuanya harus dipertimbangkan secara matang.
Jika Anda ingin hasil yang rapi, profesional, dan sesuai identitas brand, sebaiknya percayakan pada vendor berpengalaman yang memahami standar desain dan kualitas produksi.
Anda bisa memesan tanda pengenal name tag custom dengan berbagai pilihan bahan, model, dan desain sesuai kebutuhan di Bikinidcard. Prosesnya mudah, bisa disesuaikan dengan identitas perusahaan, dan hasilnya terlihat profesional.
Pastikan tanda pengenal Anda bukan hanya sekadar nama, tetapi juga representasi kualitas dan kredibilitas brand Anda.
Kontak Admin :
Admin : 0851-0050-6190



