Ciri Brosur yang Baik

Ciri brosur yang baikbikinidcard.com. Brosur adalah salah satu media cetak yang lazimnya memiliki 4 maupun 6 halaman. Meskipun terdiri lebih dari 2 halaman, tiap lembar brosur tidak dijilid, hanya dilipat. Biasanya, Anda akan mendapatkan brosur ini di sekolah, perpustakaan, apotek maupun tempat wisata. Memang apa manfaatnya? Dan apa ciri brosur yang baik untuk perusahaan, instansi maupun organisasi dan komunitas Anda? Kami jelaskan satu per satu ya,

ciri brosur yang baik

Manfaat Brosur

Umumnya brosur digunakan untuk mempromosikan suatu perusahaan atau instansi maupun produk atau layanan yang ditawarkan oleh perusahaan atau instansi tersebut. Bila dikupas lebih dalama lagi, manfaat brosur sebenarnya banyak, di antaranya adalah:

  1. Mengabarkan Hal-Hal Informatif

Brosur dapat dimanfaatkan sebagai media kampanye Gerakan maupun aksi positif. Misalkan adalah kampanye untuk mencegah penuebaran virus corona. Pada brosur tersebut dapat dijelaskan bahaya virus corona, bagaimana cara menangkalnya, ciri-ciri orang yang terjangkit virus tersebut, ke mana bisa memeriksakan diri, dan sebagainya.

Bila Anda amati, contoh informasi di atas merupakan iklan layanan masyarakat non komersial. Jadi, brosur tidak melulu dimanfaatkan untuk hal-hal yang bersifat komersil.

Baca Juga : Tutorial Desain Brosur Penjualan

  1. Memengaruhi Pembaca

Manfaat brosur yang kedua adalah untuk menyampaikan pesan persuasif agar pembacanya terpengaruh. Penyampaian pesan persuasif ini umumnya memang bertujuan untuk promosi komersil, tapi bisa juga tidak. Misalkan adalah brosur komunitas teater, komunitas sepeda, komunitas vapor dan sebagainya. Tujuan pembuatan brosur bagi komunitas-komuntias tersebut adalah agar komunitas mereka makin dikenal banyak orang dan semakin banyak orang yang berminat untuk bergabung dengan komunitas mereka.

Selain untuk promosi komunitas non komersil, brosur juga bisa digunakan untuk mengajak masyarakat dalam Gerakan-gerakan lain misalkan menentang reklamasi suatu laut/teluk, ajakan untuk membuang sampah pada tempatnya, penuntutan pemenuhan ruang hijau di suatu kota/daerah, dan sebagainya.

Brosur tidak bisa dibuat sembarangan. Brosur yang asal dibuat akan membuat orang-orang enggan membacanya, akhirnya pesan yang akan disampaikan tidak tersampaikan. Supaya tidak salah dalam membuat brosur, berikut ciri-ciri brosur yang baik

Ciri Brosur yang Baik Antara Lain

  1. Desain dan Layout Menarik

Desain yang menarik akan membuat orang-orang tertarik untuk membaca suatu brosur. Namun, desain yang menarik saja tidak cukup. Ketika mereka mengambil brosur yang dianggap menarik tapi jika setelah dibuka layout atau tata letak terlihat berantakan, mereka pasti enggan membaca, brosur tersebut akan mereka kembalikan bahkan dibuang.

Oleh karena itu tata letak setiap objek dalam brosur harus diperhatikan. Contohnya adalah ukuran huruf, jarak antara paragfraf satu dengan paragraph lain, jarak antar gambar maupun gambar dengan tulisan.

Selain itu keselarasan warna background  dengan warna font  perlu diperhatikan. Warna background dan font yang hampir sama akan membuat tulisan sulit dibaca, misalkan background berwarna abu-abu muda sedangkan font berwarna abu-abu tua.

Begitu pula sebaliknya bila terlalu bertolak belakang dan mencolok akan membuat mata sakit. Misalkan background berwarna hitam sedangkan font berwarna oranye.

  1. Tuliskan Poin-Poin Penting Sebagai Sub Headline

Apabila sebuah brosur hanya terdiri dari teks berpargraf seperti koran maupun buku pelajaran, tentu akan membuat pembacanya jenuh dan kesulitan mencari informasi yang mereka butuhkan. Oleh karena itu sebaiknya poin-poin penting dijadikan sub headline, lalu berikan penjabaran singkat satu hingga dua paragraph.

Contohnya brosur pendaftaran sekolah maka jadikan hal-hal penting seperti periode pendaftaran, syarat pendaftaran, alur pendaftaran, dan kontak panitia sebagai sub headline.

Bila memungkinkan, penjabaran dari sub headline-sub headline tersebut dalam bentuk poin, bukan paragraf. Namun jika tidak memungkinkan, tulislah dalam paragraf singkat yang langsung ke intinya.

Baca Juga : Brosur Sebagai Media Promosi

  1. Pahami Tujuan Brosur

Anda harus paham tujuan pembuatan brosur tersebut agar Anda tahu apakah brosur tersebut sebaiknya memuat lebih banyak foto atau lebih banyak tulisan. Contohnya, jika Anda ingin membuat brosur untuk mengiklankan perusahaan fotografi, maka sertakan lebih banyak foto portofolio perusahaan Anda, lalu sisipkan teks berupa kontak perusahaan serta paket harga yang ditawarkan.

Sementara jika Anda hendak membuat brosur layanan masyarakat seperti pentingnya memisahkan sampah organic dan anorganik, tentu brosur tersebut harus memuat lebih banyak teks dibandingkan foto/gambar.

  1. Dicetak Menggunakan Bahan yang Berkualitas

Ciri brosur yang baik yang terakhir adalah dicetak menggunakan kertas dan tinta berkualitas. Selain itu brosur harus dicetak menggunakan printer berteknologi terbaru. Brosur yang dicetak menggunakan sembarang printer cetakannya bisa tidak jelas dan putus-putus. Bila Anda tidak punya printer khusus untuk cetak brosur, Anda bisa mencetak brosur buatan Anda di percetakan.

Nah, jika hanya membaca penjelasan di atas mungkin Anda sulit mendapat gambaran, Anda perlu melihat contoh desain brosur.

Contoh Brosur Sederhana

Berikut contoh brosur sederhana yang bisa Anda gunakan sebagai acuan pembuatan brosur:

contoh brosur sederhana

Jika masih kurang jelas, Anda bisa melihat contoh desain brosur yang beredar banyak di internet secara gratis.

Itulah ciri-ciri brosur yang baik dan penjelasannya. Jika sudah paham, selamat mendesain brosur! Bila Anda ingin menceta brosur untuk kebutuhan perusahaan, instansi, organisasi maupun komunitas dan event, percayakan saja di Bikinidcard.com dengan menghubungi Customer Service kami di sini!