Lanyard bukan hanya tali gantungan biasa. Aksesori satu ini punya banyak jenis dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari keperluan kantor, event, sekolah, hingga sebagai media promosi. Tapi, tahukah kamu bahwa di balik desain simpel lanyard, ada beberapa komponen lanyard yang punya fungsi penting?
Sebelum membahas satu per satu komponen lanyard, yuk kenali dulu apa saja jenis lanyard yang sering digunakan.
Jenis-Jenis Lanyard yang Perlu Kamu Tahu
Daftar Isi
Meskipun terlihat serupa, lanyard hadir dalam berbagai jenis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Berikut beberapa di antaranya:
- Lanyard ID Card: Jenis yang paling umum digunakan di kantor atau sekolah untuk menggantung ID card atau name tag.
- Lanyard HP (handphone): Dilengkapi kait atau holder khusus untuk menggantung ponsel.
- Lanyard kunci: Didesain untuk menggantung kunci agar tidak mudah hilang.
- Lanyard promosi: Biasanya dicetak dengan logo atau nama brand, cocok untuk media branding saat event atau pameran.
- Lanyard whistle: Digunakan oleh pelatih, guru olahraga, atau wasit untuk menggantung peluit.
- Lanyard kamera: Diperuntukkan bagi fotografer untuk menggantung kamera kecil atau aksesorisnya.
Meski berbeda-beda jenisnya, semua lanyard memiliki komponen lanyard yang hampir sama. Nah, sekarang mari kita bahas satu per satu komponen penting yang menyusun sebuah lanyard.
Lanyard Terdiri dari Apa Saja?
1. Tali Lanyard
Tali lanyard adalah bagian utama dari lanyard itu sendiri. Biasanya terbuat dari bahan polyester, nilon, tisu, atau kulit sintetis. Panjang dan lebar tali bisa disesuaikan, mulai dari 1 cm hingga 2,5 cm.
Fungsi tali lanyard tentu saja untuk mengalungkan lanyard di leher atau pergelangan tangan. Selain itu, pada tali inilah desain dicetak, baik berupa nama perusahaan, logo, atau slogan tertentu.
2. Desain Lanyard
Desain lanyard merupakan elemen visual yang membuat lanyard tampak menarik dan informatif. Bisa berupa teks, logo, atau gabungan keduanya, dan dicetak menggunakan metode printing atau sablon.
Fungsi utama desain adalah sebagai identitas atau media promosi. Lanyard dengan desain yang menarik bisa meningkatkan citra profesional dan memudahkan identifikasi instansi atau brand.
3. ‘Mata Ayam’ Lanyard
‘Mata ayam’ lanyard terletak sebelum stopper dan di antara stopper dan kait yang berguna untuk mengunci tali lanyard hingga membentuk seperti kalung.
Fungsinya tentu menjaga tali lanyard untuk tetap menyatu dan membentuk seperti kalung sehingga bisa digunakan di leher.
4. Stopper Lanyard
Stopper lanyard adalah aksesori kecil yang terbuat dari plastik, digunakan untuk mengatur panjang tali bagian bawah atau menahan posisi kait agar tidak bergeser.
Fungsi utamanya adalah untuk menghubungkan lanyard bagian atas dan bawah dan juga untuk menjaga lanyard agar terlihat lebih rapi.
5. Pengait Lanyard
Pengait lanyard terbuat dari bahan logam yang berada di bagian bawah lanyard untuk menggantungkan berbagai benda ke lanyard. Ada beberapa jenis kait seperti hook, trigger clip, oval hook, hingga carabiner.
Fungsinya tentu saja untuk menggantung benda seperti ID card, kunci, flashdisk, atau barang kecil lainnya agar mudah diakses dan tidak hilang.
6. Benda yang Digantung
Benda yang digantung bisa bermacam-macam, tergantung dari tujuan penggunaan lanyard. Umumnya berupa ID card, name tag, kunci, flashdisk, kartu akses, atau bahkan hand sanitizer mini.
Bagian ini merupakan isi utama dari lanyard, dan komponen lainnya bertugas untuk menopang dan memudahkan akses ke benda tersebut.
Berbagai Kombinasi dan Varian Lanyard
Selain memahami komponen lanyard, kamu juga perlu tahu bahwa beberapa jenis lanyard memiliki gabungan fitur yang berbeda. Berikut beberapa varian kombinasi lanyard yang sering digunakan:
-
Lanyard dengan stopper
Stopper pada lanyard memudahkan penggunanya untuk menyesuaikan posisi benda yang digantungkan. Cocok untuk penggunaan ID Card supaya di posisi yang pas.
-
Lanyard tanpa stopper
Terdapat juga lanyard tanpa stopper yang memiliki tampilan lebih simpel dan minimalis. Walaupun tanpa stopper, lanyard tetap bisa berfungsi dengan baik.
-
Lanyard dengan dua kait (double lanyard)
Punya dua kait di ujung kiri dan kanan tali. Umumnya digunakan untuk ID card berukuran besar atau yang butuh stabilitas lebih saat dikenakan.
-
Lanyard satu sisi (1 sisi)
Desain hanya dicetak di 1 sisi lanyard. Lebih ekonomis dan cukup untuk penggunaan biasa.
-
Lanyard dua sisi (2 sisi)
Desain dicetak di kedua sisi tali lanyard. Cocok untuk tampilan yang lebih elegan dan profesional, terutama jika lanyard sering dipakai untuk event besar atau perusahaan ternama.
Pesan Lanyard Custom Sesuai Kebutuhan di Bikinidcard
Setelah tahu apa saja komponen lanyard dan jenis-jenisnya, kini saatnya kamu membuat lanyard custom sesuai kebutuhan. Di Bikinidcard.com, kamu bisa pesan lanyard dengan desain, warna, dan kombinasi komponen yang bisa disesuaikan 100%!
Mau cetak logo perusahaan, pilih tali warna favorit, atau pakai dua kait? Semua bisa! Yuk, buat lanyard custom yang fungsional dan keren sekarang juga hanya di Bikinidcard.
Kontak Admin :
Admin : 0851-0050-6190







