Pengertian, Fungsi dan Perbedaan Brosur, Katalog dan Selebaran

Perbedaan Brosur, Katalog dan Selebaran – Sebagian besar dari kita pasti sudah tidak asing dengan brosur, katalog maupun selebaran. Kita pasti pernah mendapatkannya maupun membuat media promosi dan kampanye tersebut. Namun, dapatkah Anda menjelaskan apa perbedaan ketiganya?

Fungsi Brosur, Katalog Dan Selebaran

Supaya lebih jelas, yuk kita jabarkan satu per satu

a. Brosur

pengertian, fungsi dan perbedaan brosur, katalog dan selebaran

Brosur merupakan media cetak yang berfungsi untuk mempromosikan suatu produk maupun layanan yang ditawarkan oleh suatu perusahaan maupun lembaga dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Brosur juga dapat digunakan untuk mengenalkan profil sebuah perusahaan (company profile) kepada masyarakat maupun digunakan untuk kampanye non-profit. Salah satu contohnya adalah brosur ajakan dan langkah-langkah untuk mencegah demam berdarah maupun penyakit berbahaya lainnya.

b. Katalog

Katalog berfungsi untuk mempromosikan produk – produk milik suatu perusahaan. Namun katalog memuat informasi rinci mengenai produk-produk yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut. Informasi-informasi tersebut antara lain foto, nama, detail dimensi, bobot, kelebihan dan kekurangan serta harga produk-produk tersebut.

Dapat dikatakan bahwa katalog merupakan daftar harga yang dilengkapi dengan foto dan detail lengkap produk – produk yang ditawarkan oleh suatu perusahaan.

c. Selebaran

Selebaran merupakan media cetak yang berisi suatu pengumuman penting non-profit yang ditujukan kepada masyakarat. Misalkan, selebaran yang berisi informasi vaksin gratis di kantor kelurahan. Bisa juga memuat informasi mengenai suatu kegiatan berbayar (misalkan pembuatan SIM masal, pengumuman konser, lomba dan sebagainya).

Perbedaan Brosur, Katalog Dan Selebaran

Sebelum kita merinci apa saja perbedaan-perbedaan brosur, katalog dan selebaran mari kita bahas mengenai ciri khas masing-masing media cetak tersebut.

a. Brosur

Brosur umumnya terbuat kertas berukuran A4, F4 dan A3. Brosur hanya terdiri dari selembar kertas. Kertas-kertas tersebut nantinya dapat dilipat menjadi 2, 3 hingga 4 bagian sehingga lembaran kertas yang tadinya hanya memiliki 2 halaman bisa memiliki 4, 6 hingga 8 halaman.

Brosur berisi informasi yang cukup detail mengenai suatu hal maupun barang. Misalkan brosur pendaftaran mahasiswa baru maka pada brosur tersebut perlu dimuat periode pendaftaran, durasi tiap periode pendaftaran, fakultas-fakultas dan jurusan-jurusan yang ada di kampus tersebut, berapa SPP tiap semester setiap jurusan, berapa biaya pendaftaran, apa saja syarat pendaftaran dan berkas-berkas yang diperlukan, bagaimana cara mendaftarnya dan sebagainya.

b. Katalog

Katalog memiliki bentuk yang sama dengan majalah yaitu berupa buku dengan beberapa halaman. Bedanya, katalog hanya berisi informasi lengkap mengenai produk-produk yang ditawarkan oleh suatu perusahaan, sedangkan majalah memuat artikel-artikel hiburan, gaya hidup serta beberapa iklan produk pihak lain.

Ukuran katalog umumnya sama dengan ukuran majalah maupun block note. Namun beberapa katalog ada juga yang ukurannya berasal dari pembagian ukuran kertas standar. Misalkan setengah kertas F4.

c. Selebaran

Selebaran merupakan media cetak yang terdiri dari selembar kertas yang tidak dilipat. Ia berisi inti dari informasi yang akan disampaikan.

Misalkan pengumuman mengenai jalan sehat, maka pada selebaran tersebut perlu dimuat tanggal dan jam pelaksanaan, tempat berkumpul dan berakhirnya jalan sehat, biaya pendaftaran dan nomor ponsel panitia pendaftaran.

Dari ciri-ciri serta fungsi masing-masing media cetak tersebut mari kita perinci apa saja perbedaan-perebdaan brosur, katalog dan selebaran:

  1. Brosur terdiri dari selembar kertas yang dilipat menjadi 2 hingga 4 bagian dan tidak dijilid. Katalog terdiri dari berlembar-lembar kertas yang dijilid seperti majalah. Sementara selebaran terdiri dari selembar kertas yang tidak dilipat maupun dijilid.
  2. Brosur dan selebaran dapat digunakan untuk promosi dengan tujuan memperoleh profit maupun digunakan untuk kampanye suatu gerakan/mengumumkan suatu informasi non-profit. Sedangkan katalog hanya digunakan untuk promosi dengan tujuan untuk memperoleh profit.
  3. Brosur dan katalog dicetak bolak-balik, sedangkan selebaran dicetak satu sisi.
  4. Selebaran dapat ditempel pada papan pengumuman maupun majalah dinding pada umumnya, brosur hanya dapat ditempelkan pada majalah dinding maupun papan pengumuman dua sisi yang terbuat dari kaca tembus pandang, sedangkan katalog tidak dapat ditempelkan pada papan pengumuman maupun majalah dinding jenis apapun.
  5. Isi brosur dan katalog lebih detail dibandingkan isi selebaran. Selebaran berisi inti pokok dari suatu informasi/pengumuman. Misalkan selebaran penjualan tanah, maka isi selebaran tersebut hanya berupa lokasi tanah, harga tiap meter dan kontak si penjual. Tidak perlu dijelaskan berapa luas tanah yang dijual, berapa apakah bisa dicicil atau tidak, jika bisa, bagaimana cicilannya.

Itulah pengertian, fungsi serta perbedaan-perbedaan brosur, katalog dan selebaran. Jadi, mana media cetak yang akan Anda gunakan untuk promosi maupun kampanye?